
Dengan mengangkat tagline Meningkatkan Kinerja PBJ dengan Angka diharapkan dapat memberikan masukan yang baik dan positif bagi evaluasi peninngkatan kinerja PBJ di Jayawijaya serta memberikan rujukan bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Kabupaten Jayawijaya dalam menempatkan pejabat dengan kapasitas yang baik dalam memahami baik arah anggaran dan prosesnya serta instrumen yang melingkupinya.

Hal tersebut diutarakan Kabag PBJ Jayawijaya Imanuel Herman Medlama, S.STP saat mengikuti kegiatan bahwa proses PBJ ini diharapkan dapat berjalan demi kesejahteraan masyarakat dan kemakmuran sesuai dengan moto Kabupaten Jayawijaya Yogotak Hubuluk Motok Hanorogo.
]]>Kegiatan Tersebut dibuka oleh PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, S.E., M.M dan dihadiri oleh Sekda Thony M. Mayor, S.Pd., MM serta para PA, KPA, PPK dan Kasubbag Program OPD di lingkungan Pemda Kabupaten Jayawijaya. Dalam kegiatan tersebut turut hadir Mujiono selaku Pemateri dari LKPP RI.

Kepala Bagian PBJ Kabupaten Jayawijaya Imanuel Herman Medlama, S.STP menjelaskan kondisi Rencana Umum Pengadaan yang belum terinput 100% dalam SiRUP serta memaparkan pentingnya mendorong pelaku usaha UMKM OAP untuk mendaftarkan produk dalam Katalog Lokal serta perlu dilakukan Peningkatan Kapasitas Bagi SKPD yang belum memiliki Pelaku Pengadaan PPK atau PP. Pada kesempatan tersebut, Kabag PBJ melaunching Website PBJ Kabupaten Jayawijaya sebagai saluran Informasi bagi masyarakat.
Sementara itu, PJ Bupati Sumule Tumbo meminta OPD untuk melakukan optimalisasi dalam melakukan kinerja terutama dalam menginput paket dan kegiatan dalam aplikasi SiRUP Kabupaten Jayawijaya.
Kemudian pada hari ke-2, dilaksanakan kegiatan sosialiasi terkait PBJP yang dihadiri oleh PJ. Bupati Jayawijaya, Sekda, Kepala DPMK PTSP, Narasumber Perwakilan LKPP RI Wilayah Timur dan perwakilan dari beberapa Asosiasi dan Himpunan Pengusaha yang ada di Kabupaten Jayawijaya.

Dalam sambutanya PJ. Bupati Kabupaten Jayawijaya menuturkan bahwa perlu dilakukan pembinaan dan pendampingan kepada Penyedia OAP agar mampu bersaing sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dimana dalam instruksi presiden Nomor 2 Tahun 2022 Poin 13 disana menginstruksikan bahwa Mengalihkan proses pengadaan yang manual menjadi pengadaan secara elektronik paling lambat Tahun 2023.
Disamping itu, Kepala Bagian PBJ menyampaikan terkait Data Penyedia OAP yang terdaftar dalam Aplikasi SPSE dan SiKAP OAP, Data Penyedia yang menyediakan produk dalam katalog lokal serta memaparkan beberapa poin dari Pergub 46 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang Jasa di Provinsi Papua.
Dalam pelaksanaan kegiatan selama dua hari, para Pelaku Pengadaan dan Vendor telah dibekali dengan beberapa materi terkait PBJ yang dipaparkan oleh narasumber LKKP RI.
Setelah kegiatan dilaksanakan sesuai dengan jadwal, PJ Bupati Jayawijaya yang diwakili oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Jayawijaya menutup seluruh rangkaian kegiatan tersebut. (22/05/2024).

Bagian Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Jayawijaya melakukan kegiatan bimbingan teknis dan pendampingan penginputan RUP Tahun Anggaran 2024 selama 3 hari (25 – 27 Maret 2024);
Penginputan RUP Tahun ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana penginputan RUP dilakukan secara manual karena mendahului penetapan DPA Tahun 2024. Hal ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk mencegah tidak adanya perolehan Nilai Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) indikator SiRUP, mengingat waktu penarikan data RUP K/L/Pemda per 31 Maret 2024.
Walaupun waktu penginputan RUP sangat singkat, sebagian besar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dapat menyesuaikan dengan batas waktu penarikan data yang telah ditetapkan oleh LKPP;
Pada akhirnya, kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras untuk menyajikan informasi RUP Tahun Anggaran 2024.
Kasubag Pengelolaan Sistem Informasi PBJ
]]>